Rabu, 03 Maret 2010

Obama Menyesal Telah Buat Kesalahan

Ditulis oleh Kompas Cetak


Washington, Selasa - Presiden AS Barack Obama mengaku malu dan menyesal telah membuat kesalahan. ”Saya mengacau,” ujar Obama dalam wawancara dengan stasiun televisi CNN.

Pernyataan tersebut muncul menyusul pengunduran diri kandidat Menteri Kesehatan Tom Daschle yang didera isu pajak pribadi. Obama juga kehilangan kandidat pengawas anggaran pemerintah, Nancy Killefer, juga gara-gara terlambat membayar pajak. Sebelumnya, kandidat Menteri Keuangan Timothy Geithner juga mengalami persoalan pajak, tetapi lolos konfirmasi Senat.

Saya kira ini adalah sebuah kesalahan. Saya mengacau. Saya akan bertanggung jawab dan kami akan memperbaikinya sehingga (kesalahan) ini tidak akan terjadi lagi,” kata Obama.

Saya tidak ingin menyampaikan pesan kepada rakyat Amerika bahwa ada dua standar, satu untuk orang berkuasa dan yang lain untuk orang kebanyakan yang bekerja setiap hari dan membayar pajak mereka,” ujarnya.

Kesalahan” itu berpotensi membayangi upaya Obama dalam mewujudkan rencana paket stimulus ekonomi.

Daschle mengatakan tidak ingin menjadi gangguan bagi rencana ambisius Obama untuk melakukan reformasi kesehatan. Ketua mayoritas Senat telah memutuskan bahwa Daschle tidak bisa menghindar dari kewajiban membayar pajak.

Obama menerima pengunduran diri Daschle dengan ”kesedihan dan penyesalan” karena Daschle dipandang sebagai orang yang tepat untuk jabatan menteri kesehatan. Daschle telah menulis sebuah buku soal reformasi kesehatan dan memiliki banyak pengalaman di Washington.


Kemunduran

Beberapa anggota Partai Demokrat mengaku bahwa mundurnya Daschle adalah sebuah kemunduran signifikan dalam upaya reformasi kesehatan. ”Ini menyakitkan karena Tom Daschle membawa pengalaman dan kemampuan istimewa yang hampir tidak ada yang menyamai. Ini benar-benar memperlambat kami,” kata Senator Richard Durbin.

Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan, keputusan pengunduran diri itu dibuat Daschle sendiri. Dengan mundurnya Daschle, kata Gibbs, tidak berarti rencana reformasi kesehatan Obama tidak bisa dijalankan.

Isu soal layanan kesehatan yang terjangkau jauh lebih besar daripada (persoalan) satu orang. Saya kira upaya reformasi layanan kesehatan tidak akan melambat,” kata Gibbs.

Sumber : Kompas Cetak (www.pajak.com)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar