Selasa, 01 Mei 2012

Implementasi IFRS di Indonesia


Target waktu implementasi IFRS di Indonesia tinggal hitungan bulan lagi, direncanakan Indonesia akan Full convergence padatanggal 1 Januari 2012. Namun pada kenyataannya sampai dengan saat ini IFRS 1: First Time Adoption sama sekali belum diadopsioleh IAI. Beberapa perusahaan besar di Indonesia malah sudah lebih dulu meng-hire konsultan ternama untuk mengantisipasi first time adoption IFRS ini di perusahaannya. Dalam paparan singkat ini saya mencoba membagi isi dari IFRS 1, semoga bermanfaatbagi para pelaku Akuntansi di Indonesia.
IFRS 1 berisi panduan bagaimana sebuah entitas harus mengimplementasikan perubahan dari standar akuntansi lokal (di Indonesiadisebut dengan PSAK) kepada standar akuntansi internasional (IFRS). Salah satu alasan utama dalam mengeluarkan standar baruini adalah bahwa perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa Eropa diharuskan membuat laporan keuangan merekaberdasarkan IFRS sejak tahun 2005 dan seterusnya. Standar tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan bahwa laporan keuanganIFRS pertama sebuah Entitas mengandung informasi yang berkualitas tinggi yang transparan kepada pengguna dan dapatdiperbandingkan di seluruh periode yang disajikan dan menyediakan titik awal yang tepat untuk memulai akuntansi berbasis IFRS.
Dalam melakukan transisi ke IFRS, sebuah Entitas harus menentukan kebijakan akuntansi yang sesuai dengan IFRS pada tanggalpelaporan untuk laporan keuangan IFRS entitas tersebut. Entitas harus menyesuaikan kebijakan-kebijakan akuntansi yang pernahdibuatnya supaya sesuai dengan aturan yang dipersyaratkan oleh IFRS. Itu artinya perangkat kebijakan akuntansi sebuah entitasharus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum entitas itu menerapkan IFRS.
Sebuah Entitas juga harus membuat laporan posisi keuangan IFRS pembuka pada tanggal transisi IFRS. Tanggal transisi IFRSadalah awal periode dimana sebuah entitas menyajikan informasi komparatif berdasarkan IFRS dalam laporan keuangan IFRS - nya.Sebagai contoh, bila berdasarkan target IAI Indonesia akan full convergence pada 1 Januari 2012, itu artinya pada laporan keuanganakhir tahunnya per 31 Desember 2012 semua perusahaan di Indonesia harus membuat laporan keuangan komparatif per 31 Desember 2011 juga, dan juga harus menyajikan laporan posisi keuangan (hanya laporan posisi keuangan saja) pada awalperiode komparatif yaitu per 1 Januari 2011. Sehingga dalam contoh ini tanggal transisi IFRS adalah tanggal 1 Januari 2011 (dalamIFRS 1, tanggal ini disebut dengan laporan posisi keuangan IFRS pembuka (opening IFRS statement of financial position)).Penerapan mundur ini disebut dengan istilah retrospektif.
Dalam membuat laporan posisi keuangan IFRS pembuka, IFRS 1 menyatakan bahwa sebuah entitas diharuskan:
1.     Mengakui semua aset dan liabilitas yang diakui berdasarkan IFRS.
2.     Tidak mengakui item-item sebagai aset dan liabilitas jika IFRS tidak mengizinkannya.
3.     Reklasifikasi item-item yang telah diakui berdasarkan GAAP sebelumnya sebagai satu jenis aset, liabilitas atau komponenekuitas, tetapi berbeda jenis aset, liabilitas atau komponen ekuitas berdasarkan IFRS.
4.     Menggunakan IFRS dalam mengukur semua aset dan liabilitas yang diakui.
Dalam menyajikan laporan posisi keuangan IFRS pembuka ini, kebijakan akuntansi yang digunakan sebuah entitas mungkin berbedadengan yang digunakan pada tanggal yang sama menggunakan GAAP sebelumnya. Hal ini akan menghasilkan adjustment yang akandiakui secara langsung dalam laba ditahan pada tanggal transisi. (karena adjustment tersebut dihasilkan dari kejadian dan transaksisebelum tanggal transisi IFRS).
Ada beberapa hal yang dibebaskan dalam IFRS 1 yang tidak harus diterapkan retrospektif. Beberapa hal tersebut adalah:
Kombinasi bisnis
Kombinasi bisnis (IFRS 3) tidak diterapkan secara retrospektif karena (a) Kombinasi bisnis menghasilkan klasifikasi yang sama(contoh akuisisi, penyatuan kepentingan) seperti Laporan keuangan dalam GAAP sebelumnya. (2) Semua aset dan kewajiban telahdiakui. (3) Item-item yang tidak memenuhi IFRS harus dikeluarkan dari laporan posisi keuangan IFRS pembuka, contohnya aset takberwujud yang sebagiannya tidak sesuai dengan persyaratan IFRS dapat direklasifikasi sebagai goodwill. Dan (4) Nilai tercatatgoodwill dalam laporan posisi keuangan IFRS pembuka adalah sama dengan nilai tercatat berdasarkan GAAP sebelumnya.
Aset tetap
Aset tetap (IAS 16) dikecualikan karena entitas dapat melakukan revaluasi menggunakan GAAP sebelumnya sebagai deemed costnya (deemed cost adalah nilai yang digunakan sebagai pengganti untuk beban dan beban depresiasi pada tanggal yang ditentukan).  Pengecualian ini juga berlaku untuk Properti Investasi (IAS 40) dan aset tak berwujud yang memenuhi kriteria revaluasi di IAS 38.
Imbalan kerja
Berdasarkan IAS 19, sebuah entitas dapat memutuskan menggunakan pendekatan koridor dan pendekatan komprehensif lainnyadalam mengukur kuntungan/kerugian aktuarial. Pendekatan koridor sudah terdapat dalam GAAP sebelumnya sehingga dikecualikan.
Perbedaan translasi kumulatif
Sesuai dengan IAS 21, pengecualiaan ini menyatakan bahwa perbedaan translasi kumulatif untuk semua operasi luar negeridianggap nihil pada tanggal transisi.
Instrumen keuangan majemuk
Contoh instrumen keuangan majemuk adalah convertible bond. IAS 32 mensyaratkan convertible bond dipisah (mana yang menjadibagian ekuitas dan mana yang menjadi bagian liabilitas). Jika komponen liabilitasnya tidak lagi beredar pada tanggal transisi makapemisahan tersebut tidak diperlukan lagi.
Penentuan instrumen keuangan yang diakui sebelumnya
Berdasarkan IAS 39, ketika instrumen keuangan diakui pertama kalinya, mereka harus ditentukan sebagai aset keuangan ataukewajiban keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau sebagai tersedia untuk dijual. Sebuah entitas dapatmenggunakan penentuan tersebut pada tanggal transisi
Transaksi Pembayaran berbasis saham
Entitas tidak disarankan untuk menerapkan IFRS 2 untuk (1) instrumen ekuitas yang yang diperoleh dan berakhir (vested) sebelumtanggal transisi IFRS; dan (2) liabilitas yang muncul dari transaksi berbasis saham yang diselesaikan sebelum tanggal transisi IFRS.
Selain dari yang dibebaskan di atas, ada juga yang dilarang oleh IFRS untuk diterapkan retrosepktif yaitu:
1.     Penghentian pengakuan aset keuangan dan kewajiban keuangan. IAS 39 diterapkan retrosepktif sejak 1 Januari 2001 (tanggal efektif). Itu artinya bahwa aset keuangan dan kewajiban keuangan yang dihentikan pengakuannya berdasarkan GAAPsebelumnya sebelum tanggal ini tidak boleh diakui.
2.     Akuntansi lindung nilai. Akuntansi lindung nilai hanya diterapkan sejak tanggal transisi IFRS.
3.     Estimasi. Estimasi yang dilakukan berdasarkan IFRS pada tanggal transisi harus sama dengan estimasi berdasarkan GAAPsebelumnya, kecuali jika ada bukti objektif bahwa estimasi tersebut adalah error.
Sebagai akibat transisi tersebut, entitas juga diharuskan mengungkapkan dampak perubahan yang terjadi dalam laporankeuangannya. Entitas harus menjelaskan dampak transisi dari GAAP sebelumnya ke IFRS dalam laporan posisi keuangan, kinerjakeuangan dan arus kas dengan menyediakan rekonsiliasi ekuitas dan laba rugi.
Last Updated (Friday, 27 January 2012 02:51)

Sabtu, 07 Januari 2012

Penerapan Etika Bisnis dalam Era Perdagangan

1. Contoh penerapan etika dalam bisnis di era perdagangan bebas saat ini:

· Tidak melakukan tindakan penipuan dalam berbisnis.

· Tidak melakukan tindakan pemaksaan.

· TIdak memberikan informasi yang palsu dalam berbisnis

· Tidak melakukan tindakan yang diskriminatif terhadap orang-orang tertentu.

· Melakukan persaingan bisnis yang sehat.

2.Pendapat saya Terhadap " kompetisi adalah konsep mereka yang berhasil adalah yang mahir

menghancurkan musuh-musuhnya ".

menurut pendapat saya pribadi menghancurkan itu adalah hal yang tidak baik tetapi dalam hal

positif, sehat dan sportif adalah baik karena didalam kompetisi ini kita dituntut untuk menang dan ada juga yang kalah didalam sebuah kompetisi. karena kompetisi itu bukan menghancurkan musuh-musuh dengan cara pakai otot, kekerasan dll melainkan dengan akal sehat dan kesportifitasan kedua belah pihak maka kompetisi akan berjalan dengan baik.

3. Sebutkan contoh penerapan dari prinsip-prinsip GCG pada BUMN, yaitu :

· Akuntabilitas

Setiap karyawan dengan prinsip akuntanilitas, direksi dan dewan pengawas diberikan wewenagan dan tanggung jawab, diwajibkan untuk melaporkan pelaksanaan wewenang dan tanggung jawab yang dimaksud, serta diawasi dan dikendalikan agar tidak terjadi penyalah gunaan wewenang yang dimilikinya.

· Partisipasi atau responsibilitas (Responsibility)

Penerapannya yaitu dalam rangka mencapai organisasi rumah sakit yang bersih dan berwibawa serta mampu menyediakan pelayanan kepada masyarakat umum dengan lebih baik .

· Kewajaran

1. Adil dalam pembagian deviden/keuntungan saham perusahaan sesuai persentase kepemilikan

2. Pengambilan keputusan dilakukan secara demokrasi dan aklamasi para pejabat perusahaan

· Pertanggungjawaban

a. Setiap karyawan dan para pejabat memiliki pekerjaan atau pertanggungjawaban masing-masing, sehingga tidak diharuskan untuk mencampuri pekerjaan dari divisi yang lain.

Etika profesi

1. Mengapa suatu profesi perlu etika? Jelaskan pendapat saudara!

Jawab:

Karena setiap profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang dilayaninya dan kepercayaan
masyarakat akan menjadi lebih baik jika disertai etika yang baik. Oleh karena itu dengan adanya etika dalam profesi dapat menjaga dan mengembangkan pelaksanaan pekerjaan professiona.

2. Jelaskan 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi suatu profesi, berilah contohnya
masing-masing!

Jawab:

Ø Kredibilitas

kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan.

Contoh: dalam dunia pasar sangatlah penting dengan adanya kredibilitas yang tinggi.

Ø Profesionalisme

Sifat, kemampuan, kemahiran dan cara pelaksanaan sesuatu atau yang dilakukan oleh seorang professional.

Contoh: seseorang yang dapat menjalankan dengan baik tugas dan tanggung jawabnya.

Ø Kualitas Jasa

kemempuan untuk memberikan pelayanan yang sesuai dan baik
kepada masyarakat.

Contoh: adanya kemampuan dalam pelayanan terhadap masyarakat/konsumen dengan sangat baik.

Ø Kepercayaan

suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu
premis benar, dimana seseorang percaya serta besikap positif dan beresiko.

Contoh: pemberian kepercayaan dalam suatu tugas dan menjalankan tugas tesebut dengan jujur serta bertanggung jawab.

Minggu, 30 Oktober 2011

Tugas Softskill etika profesi akuntansi 1

Soal!

  1. Sebutkan penerapan etiket di masyarakat. min 5!
  2. Apabila seseorang melanggar etika akan mendapatkan sanksi. Sebutkan contoh etika social dan sanksi sosial di masyaraakat min 3!
  3. Apa kelebihan dan kekurangan paham hedonisme bila diterapkan di era globalisasi skrg!

Jawab !

1. Penerapan Etiket di masyarakat:
  • Mengucapkan salam ketika masuk ke rumah
  • Ketika bertemu dengan orangtua seharusnya mencium tangan sebagai tanda menghormatinya
  • Berprilaku yang baik, menjaga tingkah laku terhadap sesama manusia
  • Berbahasa yang baik dan sopan terhadap semua orang.
  • Makan tidak boleh berdecap, bersendawa, maupun mengangkat kaki.
2. Contoh etika sosial di masyarakat:
  • Bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengembalikan barang milik orang yang telah dipinjam
  • Tidak membuang sampah sembarangan
Sanksi sosial di masyarakat :
  • Mendapat tegoran/peringatan dari masyarakat dan dikucilkan dilingkungan masyarakat.
  • Mendapatkan perlakuan khusus(diasingkan dan dicemoah) oleh masyarakat.
  • Dikeluarkan dari lingkungan masyarakat atau harus memenuhi persyaratan tertentu.
3. Kelebihan hedonisme di era globalisasi:
  • Bersikap sangat kritis terhadap perkembangan zaman.
  • Mendapatkan informasi dan menambah pengetahuan lebih banyak, untuk kepentingan dimasa yang akan datang.
Kekurangan hedonisme di era globalisasi:
  • Berpengaruh negatif dalam pergaulan, pendidikan dan kehidupan sehari-hari didalam lingkungan bermasyarakat.
  • Tidak memiliki batasan dalam pengendalian diri sendiri, hanya memikirkan kepuasan untuk kesengan dirinya sendiri tanpa memiliki rasa bertanggung jawab.

Kamis, 12 Mei 2011

WRITING CONDITIONS SENTENCES

WRITING CONDITIONS SENTENCES

1. If you had taken my advice, you will succeed

2. I would have had less trouble if you want to help me

3. If anyone had asked me about it, I would not have told

4. Our dog Saki would have barked if saki had been hungry

5. If I had been in your place, I would feel happy

6. Bill wouldn’t have said anything if he did not know what they mean

7. If you had followed my instructions, you would have been safe

8. You wouldn’t have lost your money if you have saved your money in the bank

9. If john had taken better care of his car, his car would be fine

10. We couldn’t have gone on our trip if no vehicle to get there

11. If you had only left your house earlier, you must lock all the doors of your house

12. If would have been much better, if you had done well

13. If my watch hadn’t been five minutes slow, I’m not going to be late

14. Things would have been different if we differentiate it

15. If I had been born a century ago, I would not be here now

USING THE WORD UNLESS IN CONDITIONS

USING THE WORD UNLESS IN CONDITIONS

1. If you don’t leave immediately, I will call a policeman.

Unless you leave immediately, I will call a policeman.

2. Fred wouldn’t do that if he didn’t have your permission.

Fred wouldn’t do that unless he had your permission.

3. I won’t bother to call you if I don’t hear from Mr. Brown.

I won’t bother to call you unless I hear from Mr. Brown.

4. If you didn’t agree with him, Charles wouldn’t even suggest it.

Unless you agreed with him, Charles wouldn’t even suggest it.

5. We can’t write to Mr. Suzuki if he doesn’t send us his address.

We can’t write to Mr. Suzuki unless he sends us his address.

6. If you don’t study harder, you’re going to fail the examination.

Unless you study harder, you’re going to fail the examination.

7. I wouldn’t have believed it if I hadn’t seen it with my own eyes.

I wouldn’t have believed it unless I had seen it with my own eyes.

8. If she doesn’t start the letter now, she’ll have to do it tomorrow.

Unless she start the letter now, she’ll have to do it tomorrow.

9. The lawyer wouldn’t say that if he didn’t have strong evidence.

The lawyer wouldn’t say that unless he had strong evidence.

10. If you don’t invest your money wisely, you will lose all of it.

Unless you invest your money wisely, you will lose all of it.

11. I won’t say anything if smith doesn’t bring up the matter himself.

I won’t say anything unless smith bring up the matter himself.

12. If no more guests come, ther will be enough food for everyone.

unless guests come, ther will be enough food for everyone.

13. Our dog wouldn’t have barked if he hadn’t heard a strange noise.

Our dog wouldn’t have barked unless he had heard a strange noise.

Rabu, 11 Mei 2011

CONDITIONS

UNREAL CONDITIONS: PRESENT AND FUTURE

1. If I (have) the day off tomorrow, I would go to the beach.

If I had the day off tomorrow, I would go to the beach.

2. If I (have) a million dollars right now, I would retire.

If I had a million dollars right now, I would retire.

3. If I (be) the mayor of this city, I would change certain things.

If I were the mayor of this city, I would change certain things.

4. If that man (work) harder, he could earn more money.

If that man worked harder, he could earn more money.

5. I would gladly tell you the answer if I only (know) it myself.

I would gladly tell you the answer if I only knew it myself.

6. If Don and I (have) enough money, We could buy a house.

If Don and I had enough money, We could buy a house.

7. If the weather (be) better right now, we could go for a walk.

If the weather were better right now, we could go for a walk.

8. That student would get much higher marks if he (study) harder.

That student would get much higher marks if he studied harder.

9. If Mr.Smith (call) me, I would explain everything to him.

If Mr.Smith called me, I would explain everything to him.

10. Mr.Moore would give up teaching if he (enjoy, not) it so much.

Mr.Moore would give up teaching if he didn't enjoy it so much.

11. If I (be) in your place, I would accept Mr.Anderson offer.

If I were in your place, I would accept Mr.Anderson offer.

12. People would understand you better if you (speak) more carefully.

People would understand you better if you spoke more carefully.


UNREAL CONDITIONS: PAST

1. If George (have) the money, he would have lent it to me.

If George had had the money, he would have lent it to me.

2. I would have spoken to Frank if I (see) him yesterday.

I would have spoken to Frank if I had seen him yesterday.

3. If the weather (be) better, we would have left Friday morning.

If the weather been better, we would have left Friday morning.

4. Alice would have told you the truth if you (ask) her about it.

Alice would have told you the truth if you had asked her about it.

5. If you (study) a little harder, you would have passed the test.

If you had studied a little harder, you would have passed the test.

6. I could have lent you some money if I (spend, not) everything.

I could have lent you some money if I had not spent everything.

7. If there (be) any complaints, we would have heard about them.

If there had been any complaints, we would have heard about them.

8. We would have gone with Fred last Friday if he (invite) us.

We would have gone with Fred last Friday if he had invited us.

9. If you (ask, only)me, I could easily have given you the answer.

If you had only asked me, I could easily have given you the answer.

10. Bill would have taken more photographs if he (had) more film.

Bill would have taken more photographs if he had had more film.

11. If Tom (be) here yesterday, he would have been able to advise us.

If Tom had been here yesterday, he would have been able to advise us.

12. We would have bought that house if the price (be) a little lower.

We would have bought that house if the price had been a little lower.

13. If they (need) any help with the work, they would have called us.

If they had needed any help with the work, they would have called us.


USING THE WORD UNLESS IN CONDITIONS

1. If you don’t leave immediately, I will call a policeman.

Unless you leave immediately, I will call a policeman.

2. Fred wouldn’t do that if he didn’t have your permission.

Fred wouldn’t do that unless he had your permission.

3. I won’t bother to call you if I don’t hear from Mr. Brown.

I won’t bother to call you unless I hear from Mr. Brown.

4. If you didn’t agree with him, Charles wouldn’t even suggest it.

Unless you agreed with him, Charles wouldn’t even suggest it.

5. We can’t write to Mr. Suzuki if he doesn’t send us his address.

We can’t write to Mr. Suzuki unless he sends us his address.

6. If you don’t study harder, you’re going to fail the examination.

Unless you study harder, you’re going to fail the examination.

7. I wouldn’t have believed it if I hadn’t seen it with my own eyes.

I wouldn’t have believed it unless I had seen it with my own eyes.

8. If she doesn’t start the letter now, she’ll have to do it tomorrow.

Unless she start the letter now, she’ll have to do it tomorrow.

9. The lawyer wouldn’t say that if he didn’t have strong evidence.

The lawyer wouldn’t say that unless he had strong evidence.

10. If you don’t invest your money wisely, you will lose all of it.

Unless you invest your money wisely, you will lose all of it.

11. I won’t say anything if smith doesn’t bring up the matter himself.

I won’t say anything unless smith bring up the matter himself.

12. If no more guests come, ther will be enough food for everyone.

unless guests come, ther will be enough food for everyone.

13. Our dog wouldn’t have barked if he hadn’t heard a strange noise.

Our dog wouldn’t have barked unless he had heard a strange noise.


WRITING CONDITIONS SENTENCES

1. If you had taken my advice, you will succeed

2. I would have had less trouble if you want to help me

3. If anyone had asked me about it, I would not have told

4. Our dog Saki would have barked if saki had been hungry

5. If I had been in your place, I would feel happy

6. Bill wouldn’t have said anything if he did not know what they mean

7. If you had followed my instructions, you would have been safe

8. You wouldn’t have lost your money if you have saved your money in the bank

9. If john had taken better care of his car, his car would be fine

10. We couldn’t have gone on our trip if no vehicle to get there

11. If you had only left your house earlier, you must lock all the doors of your house

12. If would have been much better, if you had done well

13. If my watch hadn’t been five minutes slow, I’m not going to be late

14. Things would have been different if we differentiate it

15. If I had been born a century ago, I would not be here now

Selasa, 15 Maret 2011

Apaan sih TOEFL ???

TOEFL adalah singkatan dari Test Of English as a Foreign Language (Test Bahasa Inggris sebagai bahasa asing), yang diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Service).

Pada awalnya, TOEFL diperlukan bagi para pelajar di negara-negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, tetapi ingin melanjutkan studi ke negara-negara yang bahasa resminya adalah bahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa Barat.

Ini diperlukan untuk memastikan bahwa siswa-siswa dari negara berbahasa non-bahasa Inggris tersebut dapat mengikuti perkuliahan di negara berbahasa Inggris dengan baik. Antara lain untuk :

  • Memastikan bahwa mahasiswa tersebut memahami uraian yang diberikan dosen dalam bahasa Inggris (listening skill).
  • Mahasiswa memahami buku-buku textbook yang diwajibkan (reading skill).
  • Mahasiswa mampu membuat tulisan ilmiah dengan tatabahasa yang benar (writing & grammar skill).

Untuk dapat diterima di negara-negara barat, calon mahasiswa haruslah memiliki TOEFL score minimal 500 (Eropa), bahkan untuk di Amerika Serikat, TOEFL score yang disyaratkan adalah 550. (Nilai maksimal TOEFL Paper Based Test adalah 677).

PERLUASAN PENGGUNAAN TOEFL

Seiring perkembangan zaman, bahkan negara-negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, seperti Jepang, Korea, India, Malaysia, Indonesia, dll mensyaratkan TOEFL Score tertentu bagi calon mahasiswanya, baik yang datang dari dalam negeri, apalagi jika berasal dari luar negeri. Di Indonesia, TOEFL bahkan digunakan juga untuk :

  • Persyaratan bagi penerimaan karyawan baru di instansi pemerintah, perusahaan pemerintah dan swasta.
  • Syarat penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang S2 dan S3.
  • Syarat pengajuan beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta.

PERKEMBANGAN TOEFL

TOEFL sendiri sudah beberapa kali mengalami penyempurnaan oleh lembaga penyelenggaranya, ETS. Bentuk-bentuk TOEFL Test yang pernah diperkenalkan ke publik yaitu :

1. TOEFL Paper Based Test
Terdiri atas 3 section : Listening, Structure, and Reading
Maximum Score : 677

2. TOEFL Computer Based Test
Terdiri dari 4 Section : Listening, Structure, Reading, Writing
Maximum Score : 300

3. TOEFL Internet Based Test
Terdiri dari 4 section : Listening, Reading, Writing, Speaking.
Maximum score : 120.

Meskipun resminya, sejak TOEFL Internet Based Test diperkenalkan di seluruh dunia, maka jenis sebelumnya tidak berlaku lagi, tetapi kenyataannya sampai saat ini, TOEFL Paper Based Test masih digunakan secara luas di berbagai lembaga pendidikan tinggi maupun untuk rekrutmen karyawan di Indonesia, atau di negara-negara yang bukan berbahasa Inggris.

TOEFL COURSE & TOEFL TEST ONLINE

TOEFLINDONESIA.COM memberikan layanan TOEFL COURSE & TOEFL PREDICTION TEST ONLINE bagi anda yang ingin mendapatkan pendidikan TOEFL yang bermutu untuk meningkatkan TOEFL Score anda, tetapi terkendala waktu dan biaya yang mahal untuk dapat mengikuti TOEFL Course konvensional di kota anda.

Target TOEFL score yang kami berikan akan disesuaikan dengan TOEFL Score awal anda.

  • Target TOEFL Score 400 : untuk anda yang memiliki score awal kurang dari 400. Score min.400 menjadi syarat bagi anda yang ingin melamar kerja sebagai PNS, atau melamar kerja di berbagai perusahaan di Indonesia
  • Target TOEFL Score 450 - 500 : Bagi anda yang memiliki TOEFL Score 400 - 450, dan ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 & S3 di dalam negeri.
  • Target TOEFL Score > 500 : Bagi anda yang memiliki TOEFL Score 450 - 500 dan ingin melanjutkan studi S2 & S3 di luar negeri.

Tetapi jika anda sangat serius mempelajari setiap materi TOEFL, tidak menutup kemungkinan anda dapat meraih TOEFL score yang lebih tinggi. Paket kursus dan test TOEFL yang saya tawarkan, setara dengan kursus 5 bulan (40 sesi) Materi ini saya tambah dari sebelumnya hanya 32 materi menjadi 40 materi, TANPA MENAIKKAN HARGA, agar setiap peserta kursus TOEFLINDONESIA.COM makin memahami setiap materi yang diberikan. 40 materi kursus akan dikirim setiap minggu selama 40 minggu dalam format PDF ke email anda.

Jadi, paket ini berbeda dengan Pembahasan TOEFL Test yang hanya mencakup pembahasan TOEFL Free Test.

Secara garis besar, materi yang diberikan sbb :

I. TOEFL Pre-test
Berupa TOEFL Prediction Test untuk mengukur berapa TOEFL Score awal anda sebelum mengikuti kursus TOEFL ini.Hasil test masing-masing peserta, berupa TOEFL Prediction Score, akan disampaikan via email, berikut analisa mengenai kekuatan dan kelemahan peserta pada 3 area yang diujikan pada TOEFL Pre-test :
- Listening
- Structure
- Reading
Kelemahan yang dimiliki harus menjadi fokus peserta untuk diperbaiki, agar setelah kursus selesai, nilai peserta dapat meningkat secara signifikan.

II. Pembahasan TOEFL Pre-Test
Kami akan memberikan jawaban dan pembahasan seluruh 140 soal TOEFL Pre-Test kepada anda. Anda akan mengerti mengapa jawaban yang benar adalah A misalnya, dan bukan B,C, atau D.

III. Listening Practice
Kami akan memberikan berbagai latihan berbentuk :
- Audio (stories, conversations)
- Video (songs, news, speeches)
- Listening evercises
Untuk meningkatkan Listening Skill anda. Anda juga akan diberi berbagai tips untuk mempercepat proses peningkatan kemampuan listening tersebut.

IV. English Grammar
Kami akan memberikan penjelasan lengkap yang efektif dan efisien mengenai English Grammar kepada anda, meliputi :

1. Simple Present Tense

1. Study Guide. (Free Download)

2. Simple Present Tense With Verb. (Free Download)

3. Simple Present Tense Without Verb. (Free Download)

4. Making questions with question words. (Free Download)

5. Story Audio (MP3). (Free Download) + book

6. Questions Audio (MP3). (Free Download)

2. Present Continuous Tense.

1. Present Continuous Tense.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

3. Present Perfect Tense

1. Present Perfect Tense with Verb.

2. Present Perfect Tense without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

4. Present Perfect Continuous Tense

1. Present Perfect Continuous Tense Grammar.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

5. Simple Past Tense

1. Simple Past Tense With Verb.

2. Simple PastTense Without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

6. Past Continuous Tense.

1. Past Continuous Tense Grammar.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

7. Past Perfect Tense

1. Past Perfect Tense with Verb.

2. Past Perfect Tense without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

8. Past Perfect Continuous Tense

1. Past Perfect Continuous Tense Grammar.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

9. Simple Future Tense

1. Simple Future Tense With Verb.

2. Simple Future Tense Without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

10. Future Continuous Tense.

1. Future Continuous Tense.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

11. Future Perfect Tense

1. Future Perfect Tense with Verb.

2. Future Perfect Tense without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

12. Future Perfect Continuous Tense

1. Future Perfect Continuous Tense Grammar.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

13. Simple Past Future Tense

1. Simple Past Future Tense With Verb.

2. Simple Past Future Tense Without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

14. Past Future Continuous Tense.

1. Past Future Continuous Tense.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

15. Past Future Perfect Tense

1. Past Future Perfect Tense with Verb.

2. Past Future Perfect Tense without Verb.

3. Making questions with question words.

4. Story Audio (MP3).

5. Questions Audio (MP3).

16. Past Future Perfect Continuous Tense

1. Past Future Perfect Continuous Tense Grammar.

2. Making questions with question words.

3. Story Audio (MP3).

4. Questions Audio (MP3).

17. Noun Phrases

18. Verb Phrases

19. Subject – Verb Agreement

20. Pronouns

21. Questions ( Yes-no questions, WH questions, Embedded questions)

22. Commands

23. Affirmative & Negative Agreement

24. Modal Auxilliaries

25. Equal & Unequal comparisons

26. Comparatives & Superlatives

27. Passive Voice

28. Inclusives

V. Reading Comprehension
Anda akan diberikan berbagai latihan reading, untuk meningkatkan reading skills anda. Ingat, pemahaman terhadap suatu english stories/conversations bukan hanya semata-mata masalah vocabulary. Tetapi juga kemampuan anda untuk menyimpulkan maksud suatu reading materials. Semua itu akan kami berikan latihannya untuk anda.

VI. TOEFL Prediction Test (Final Test) + Certificate.
Sebagai tahap akhir, anda kembali diberikan TOEFL Prediction Test, untuk melihat kemajuan anda setelah menjalani pelatihan online kami selama 4 bulan. Hasil TOEFL Prediction Test ini akan kami berikan dalam bentuk sertifikat TOEFL untuk anda. Sertifikat akan kami kirimkan langsung via pos ke alamat setiap peserta. Sertifikat ini dapat anda gunakan untuk melamar kerja, atau melanjutkan studi di dalam negeri.

Sumber – sumber :

http://www.toeflindonesia.com/

http://id.wikipedia.org

http://www.google.co.id/